MEDIABBC.co.id, BATURAJA, OKU — Persiapan menuju Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) VI Sumatera Selatan 2027 mulai digenjot serius oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel.
Tak hanya mengandalkan program latihan di pusat pembinaan, NPCI Sumsel kini turun langsung ke daerah untuk memantau sekaligus memperkuat kesiapan atlet disabilitas. Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menjadi salah satu daerah yang disambangi dalam agenda latihan bersama, Sabtu (8/8/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi NPCI Sumsel membangun kesiapan atlet jauh sebelum pesta olahraga disabilitas tingkat provinsi itu digelar di Lubuk Linggau pada 2027.
Ketua Umum NPCI Sumsel Rian Yohwari menegaskan, latihan bersama tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis atlet. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun jaringan dan sinergi antara atlet, organisasi olahraga, masyarakat, hingga aparat penegak hukum di daerah.
“Latihan bersama ini akan terus kami lakukan. Pengurus NPCI Sumsel akan menyambangi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Hari ini kami menyambangi Baturaja untuk melaksanakan latihan bersama,” ujar Rian.
Menurut dia, olahraga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membuka dukungan yang lebih luas terhadap perkembangan olahraga disabilitas.
“Kita bisa menyatukan dan mempererat persatuan antara atlet disabilitas, masyarakat, kepolisian, dan kejaksaan. Kami ingin sinergi seperti ini terus terbangun,” katanya.
Agenda di Baturaja tersebut turut dihadiri Ketua NPCI Kabupaten OKU, perwakilan kejaksaan, serta jajaran kepolisian setempat.
NPCI Sumsel menargetkan program serupa digelar secara bertahap di 17 kabupaten dan kota se-Sumsel. Dengan pola turun langsung ke daerah, pengurus ingin memastikan pembinaan atlet berjalan lebih terukur sekaligus memperkuat koordinasi dengan NPCI kabupaten/kota.
Bagi NPCI Sumsel, waktu menuju Peparprov VI 2027 masih harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Pembinaan yang dilakukan sejak jauh hari diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kesiapan fisik dan mental atlet.
Persiapan panjang itu menjadi penting mengingat Peparprov VI Sumsel 2027 akan menjadi panggung bagi atlet-atlet disabilitas terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan untuk membuktikan hasil pembinaan masing-masing.
NPCI Sumsel pun memilih memperkuat fondasi dari sekarang. Dengan latihan yang konsisten, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan lintas sektor, organisasi tersebut optimistis dapat mengantarkan lebih banyak atlet disabilitas Sumsel meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah di ajang Peparprov 2027 di Lubuk Linggau.(H Rizal).

=========================================












