MEDIABBC.Co.id, PALEMBANG — Fasilitas pelayanan kesehatan darurat bagi warga Kecamatan Gandus, Kota Palembang, mendadak jadi sorotan tajam. Armada ambulans yang seharusnya menjadi penentu hidup-mati warga dalam kondisi darurat ditemukan dalam kondisi amat memprihatinkan dan tak terawat.
Berdasarkan investigasi foto yang beredar, bagian depan armada penolong nyawa tersebut tampak ringsek, bodi kusam, dan bumper depan rusak parah. Penampakan visual ini memicu kemarahan publik terkait jaminan keselamatan pasien dan kelayakan operasional armada tersebut di jalan raya.
Geramnya masyarakat bukan tanpa alasan. Warga menyoroti ketimpangan mencolok ketika membandingkan armada ambulans yang “reot” ini dengan armada operasional program lain seperti kendaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlihat jauh lebih mulus dan terawat.
Perbandingan kontras ini memicu pertanyaan menohok: Seberapa penting nyawa warga Gandus di mata pejabat setempat?
“Kalau memang ambulans ini masih dipakai untuk angkut pasien darurat, harusnya dipastikan laik jalan dan aman. Jangan sampai warga yang butuh pertolongan cepat malah tambah celaka gara-gara mobilnya bobrok,” tegas salah seorang warga setempat penuh nada kekecewaan.
Sektor pelayanan darurat merupakan fondasi paling krusial yang tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun. Publik kini menuntut tindakan tegas, bukan sekadar janji manis dari Pemerintah Kecamatan Gandus maupun Pemerintah Kota Palembang.
Pihak terkait didesak untuk segera mel Melakukan uji kelayakan (kir) dan pemeriksaan teknis secara menyeluruh. Jika armada tersebut terbukti tidak memenuhi standar operasional operasional kendaraan darurat, tidak ada pilihan lain selain perbaikan total atau penggantian armada baru secara mendadak.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Gandus masih menunggu kejelasan dan langkah nyata dari pejabat berwenang. Jangan tunggu ada korban jiwa akibat kegagalan armada baru Pemkot Palembang sibuk melempar tanggung jawab.(H Rizal).

=========================================












