MEDIABBC.co.id – MUBA – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Randik Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil langkah tegas untuk mengoptimalkan pendapatan perusahaan. Seluruh unit cabang kini diinstruksikan untuk bergerak serentak melakukan penagihan tunggakan pelanggan di wilayah pelayanan masing-masing.
Langkah strategis ini diambil menyusul masih tingginya angka tunggakan pelanggan yang dinilai berdampak pada kesehatan arus kas (cash flow) perusahaan.
Direktur Utama PDAM Tirta Randik, Azmi Juliansyah, ST, mengungkapkan bahwa kebijakan ini telah dikonsolidasikan melalui rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Unit Cabang. Pihaknya sepakat untuk mengejar target pendapatan secara berkala dan berkelanjutan.
“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat cabang untuk lebih aktif melakukan penagihan langsung di lapangan. Langkah ini sangat krusial demi menjaga stabilitas keuangan perusahaan,” tegas Azmi.senin(02-02-26).
Menurut Azmi, optimalisasi pendapatan ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan demi keberlangsungan operasional. Ia menjelaskan bahwa kas yang sehat berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
“Jika pendapatan meningkat, kami memiliki kemampuan lebih dalam pemeliharaan infrastruktur, perbaikan jaringan, serta peningkatan kualitas distribusi air bersih kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui tindakan persuasif namun tegas di lapangan, Azmi berharap kesadaran pelanggan untuk memenuhi kewajiban pembayaran semakin meningkat. Hal ini diharapkan menjadi modal utama PDAM Tirta Randik dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kabupaten Musi Banyuasin secara berkelanjutan.
(Bambang)












