=========================================

Tuntut Pengusutan Korupsi di Muara Enim, SIRA dan PST Bakal Kepung Gedung KPK 23 Juli

MEDIABBC.co.id, PALEMBANG– Gelombang perlawanan terhadap praktik korupsi di daerah kembali bergulir ke ibu kota. Aliansi massa yang dimotori oleh Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) bersama Pemerhati Situasi Terkini (PST) dipastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026 mendatang.

Aksi yang mengusung tema “Rakyat Menggugat Korupsi” ini membawa dua tuntutan besar terkait skandal dugaan korupsi, suap, dan pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatra Selatan.

Direktur Eksekutif SIRA, Rahmad Sandi, menegaskan bahwa aksi ini merupakan kulminasi dari kejengkelan masyarakat terhadap bertahannya para pelaku rasuah yang dinilai masih bebas berkeliaran. Ia mendesak lembaga antirasuah tersebut bergerak cepat tanpa kompromi.

“Kami datang ke KPK bukan untuk berdiplomasi, melainkan untuk menuntut keadilan nyata! Kami mendesak KPK RI segera mendalami dan mengusut tuntas dugaan keterlibatan Saudara H, oknum Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim,” ujar Rahmad Sandi kepada awak media.

Sandi menambahkan, pihaknya menduga kuat adanya keterlibatan sistemik dalam pengondisian dan pengaturan sejumlah proyek di Pemkab Muara Enim.

“KPK jangan mandul, tangkap para pengkhianat rakyat ini sampai ke akar-akarnya!” tegasnya.

Senada dengan SIRA, Ketua Umum PST, Dian HS, turut menyoroti kejahatan kerah putih yang diduga terjadi di sektor pendidikan serta kasus suap yang melibatkan oknum auditor negara.

PST menuntut agar aktor-aktor intelektual di balik perpanjangan tangan kasus suap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI segera diseret ke meja hijau.

“Praktik lancung ini harus dihentikan! Kami menuntut KPK RI segera menangkap dan mengadili mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, Saudara RH” kata Dian.

Dian menjelaskan, RH diduga kuat menjadi perpanjangan tangan dari Edison dalam pusaran kasus suap terhadap BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan.

“Institusi hukum tidak boleh tebang pilih atau takut terhadap kekuatan politik mana pun. Tangkap dan adili para mafia proyek sekarang juga! Diam adalah pengkhianatan. Saatnya rakyat bersuara untuk menyelamatkan uang negara,” tambah Dian.
Aksi unjuk rasa ini rencananya akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pihak panitia mengklaim akan menghadirkan massa dalam jumlah besar untuk memadati halaman Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada Kav. 4, Jakarta Selatan.
Meski membawa narasi dan tuntutan yang keras, pihak aliansi menegaskan bahwa gerakan ini akan tetap berjalan di dalam koridor hukum yang berlaku.
Melalui selebaran resminya, aliansi SIRA dan PST menjamin bahwa aksi massa ini adalah aksi damai, konstitusional, dan bermartabat.

Pihak panitia juga menegaskan akan menolak serta mengantisipasi segala bentuk anarkisme maupun provokasi di lapangan.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *