Nilmaizar: Lupakan Kekalahan, Saatnya Sumsel United Tatap Persiraja

MEDIABBC.co.id,Palembang – Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar meminta anak asuhnya melupakan kekalahan dilaga terakhir melawan Adhyaksa FC Banten dan mengalihkan fokus menghadapi Persiraja Banda Aceh.

Arsitek asal Sumatera Barat ini mengungkapkan, meski tim asuhannya gagal meraih poin dikandang Adhyaksa FC Banten dilaga terakhir, Sabtu (28/3/2026) lalu usai ditaklukkan dengan skor 3-2.

Secara permainan, mantan pelatih Dewa United ini memuji performa anak didiknya. Terutama dalam menjalankan intruksi dan strategi yang diraciknya. Terbukti, meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Adilson Silva menit 27′.

Laskar Juaro berhasil mengejar melalui skema apik yang berhasil dimaksimalkan oleh Juninho Cabral pada menit 42′ dan 45′. Sehingga mampu unggul 1-2 saat turun minum. Sayangnya, kesalahan individu yang dilakukan pemain membuat tim lawan mampu membalikkan keadaan lewat gol Adilson Silva menit 46 dan Fergonzi menit 60′ dan membuat Sumsel United akhirnya takluk dengan skor 3-2.

“Kita akan perbaiki semua kekurangan dilaga melawan Adhyaksa FC Banten, terutama di sektor pertahanan dan khususnya masalah individual error pemain. Serta memaksimalkan lagi kelebihan tim kita, terutama di lini serang sebelum menghadapi Persiraja nanti,” ungkap Nilmaizar, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan statistik pertandingan, meski kalah Rachmad Hidayat dan kawan-kawan berhasil mencatatkan penguasaan bola sebanyak 53 persen, melepaskan 3 tembakan on target dari 9 tembakan ke gawang. Melakukan 30 sentuhan di kotak pinalti lawan dan 53 operan sepertiga area pertahanan lawan.

Sayangnya, serangan yang dilakukan Laskar Juaro kurang efisian dan hanya dua tembakan dari Juninho Cabral yang berhasil dikonversi menjadi gol. Sedangkan tembakan on target Nathan Fariel Utama mampu dimentahkan kiper lawan.

Dari segi permainan, Diego Dall’Oca dan kawan-kawan juga mampu mengontrol jalannya laga dan berhasil melakukan 345 umpan sukses dari 423 kali percobaan. Dengan akurasi mencapai 82 persen serta menciptakan 5 peluang.

Sedangkan di lini pertahanan, Fernando Barbossa dan kawan-kawan juga berhasil melakukan 31 tekel, 21 intersepsi dan 24 sapuan.

Sementara itu Adhyaksa FC Banten, dengan penguasaan bola sebanyak 47 persen. Tim asuhan Ade Suhendra ini mampu bermain lebih efisian. Dari 18 tembakan ke gawang, Adilson Silva dan kawan-kawan berhasil memaksimalkan 6 tembakan on target menjadi tiga gol ke gawang Dicki Agung.

Begitu pula dari segi permainan, meski hanya mencatatkan lebih sedikit 302 umpan sukses dari 384 percobaan dengan akurasi mencapai 79 persen. Adhyaksa FC Banten berhasil melakukan 44 sentuhan di kotak pinalti lawan, 41 operan sepertiga area pertahanan lawan, menciptakan 10 peluang, 28 tekel, 32 intersepsi dan 9 sapuan.

Jurnalis : Kelana003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *