=========================================

Korban Dugaan Penipuan Botanica Residence Geruduk Polda Sumsel, Tuntut Tersangka Segera Ditahan

MEDIABBC.Co.id, PALEMBANG Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual beli properti di Polda Sumatera Selatan memicu amarah publik.

Aliansi Koalisi Pemerhati Kebijakan Publik mendatangi Mapolda Sumsel pada Selasa (15/9/2026), menuding penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mengulur waktu dan melindung-lingkungi tersangka.

Aksi ini dipicu oleh mandeknya proses hukum terhadap Albert John Lorenz, tersangka kasus dugaan penggelapan jual beli rumah dan tanah di Perumahan Botanica Residence, Cluster Bougenville Blok B No. 16, Palembang. Kasus yang melibatkan pengembang PT Swarna Bumi Makmur ini telah menelan kerugian materiil korban, Elis, hingga Rp238 juta.

Koordinator Aksi, Rizky, menyoroti dalih kesehatan yang digunakan tersangka untuk menghindari penahanan. Pihaknya menilai alasan sakit tersebut sengaja diciptakan sebagai manuver untuk mengulur waktu perkara.

  • Uji Medis Independen: Meminta Kapolda Sumsel memerintahkan pemeriksaan ulang kondisi kesehatan tersangka secara transparan melalui tim medis RS Bhayangkara Polri.

  • Segera Tahan Tersangka: Mendesak penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel tidak lagi berkompromi dan langsung menahan Albert John Lorenz.

  • Pelimpahan Tahap II: Menuntut percepatan berkas perkara agar segera dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke kejaksaan.

  • Sikat Aktor Intelektual: Mendesak kepolisian membongkar seluruh pihak atau aktor intelektual di balik jaringan pengembang PT Swarna Bumi Makmur.

“Alasan sakit ini diduga kuat hanya akal-akalan untuk mengulur proses hukum. Kami mendesak pemeriksaan ulang kesehatan tersangka oleh tim medis RS Bhayangkara Polri agar tidak ada lagi celah memainkan aturan,” tegas Rizky di tengah kerumunan massa aksi.

Aliansi menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan haknya secara utuh. Keprofesionalan Polda Sumsel kini diuji untuk membuktikan bahwa hukum di Sumatera Selatan tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah.(H Rizal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *