MEDIABBC.Co.id, PALEMBANG — Setelah berpekan-pekan berjibaku dengan kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), langit Kota Palembang akhirnya kembali biru. Turunnya hujan deras dalam beberapa hari terakhir menjadi berkah tersendiri yang mengembalikan udara bersih bagi warga setempat.
Apresiasi tinggi pun mengalir atas gerak cepat pemerintah kota. Ketua DPW Gerakan Cinta Rakyat Indonesia (Gencar) Sumatera Selatan, Reco Virnando, memuji sinergi Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, dan seluruh instansi terkait yang tak kenal lelah memadamkan titik-titik api.
“Segala upaya dan keringat para petugas di lapangan dalam menjinakkan karhutla dan mengatasi dampak asap ini semoga bernilai ibadah serta mendapat balasan setimpal dari Allah SWT,” ujar Reco di Palembang.
Namun, di balik kelegaan atas berakhirnya teror asap, Reco mengingatkan bahwa tantangan baru telah di depan mata. Peralihan musim dari kemarau ke penghujan menuntut kewaspadaan kolektif terhadap ancaman banjir dan genangan air.
Gencar Sumsel secara khusus mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong.
Langkah paling konkrit yang bisa dimulai dari tingkat rukun tetangga (RT) adalah membersihkan saluran air dan selokan dari tumpukan sampah yang kerap menjadi pemicu utama banjir perkotaan.
“Jangan buang sampah sembarangan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita agar risiko genangan air dan banjir di Palembang dapat diminimalkan sekecil mungkin,” pungkasnya tegas.
Dengan pulihnya kualitas udara dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, Palembang kini bersiap melangkah dengan napas yang lebih lega tanpa asap, namun tetap waspada terhadap genangan.(H Rizal).

=========================================












