MEDIABBC.co.id,JAKARTA – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kembali membuahkan hasil. Pada Kamis (9/7), PLN UID S2JB menerima penghargaan Zero Accident Semester I Tahun 2026 dari Direktur Distribusi PT PLN (Persero), sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjaga nihil kecelakaan kerja sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, sebagai representasi atas konsistensi seluruh insan PLN dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama di setiap lini operasional.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa budaya K3 di PLN UID S2JB tidak berhenti pada pemenuhan aspek kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah menjadi bagian dari budaya kerja yang diterapkan secara disiplin dan berkelanjutan. Di tengah tingginya intensitas pekerjaan ketenagalistrikan yang memiliki risiko tinggi, keberhasilan mempertahankan nihil kecelakaan kerja mencerminkan efektivitas sistem manajemen keselamatan yang dijalankan perusahaan.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen kolektif seluruh insan PLN dalam menempatkan keselamatan sebagai nilai yang tidak dapat ditawar.
“Zero Accident bukan sekadar penghargaan, melainkan cerminan budaya kerja yang kami bangun setiap hari. Di PLN, tidak ada pekerjaan yang begitu penting hingga mengabaikan aspek keselamatan. Setiap pegawai dan mitra kerja memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan selamat, sesuai prosedur, dan pulang ke rumah dalam keadaan sehat. Budaya inilah yang menjadi fondasi kami dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.”
Ia menjelaskan bahwa PLN UID S2JB terus memperkuat implementasi K3 melalui berbagai upaya, mulai dari penguatan budaya Safety Leadership, pelaksanaan Safety Briefing sebelum pekerjaan, inspeksi rutin, audit kepatuhan, peningkatan kompetensi personel, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengawasan pekerjaan berisiko tinggi. Seluruh langkah tersebut dijalankan secara konsisten untuk memastikan setiap aktivitas operasional memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
Menurut Diksi, keberhasilan menjaga nihil kecelakaan kerja juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan keandalan pasokan listrik. Pekerjaan yang dilaksanakan secara aman dan sesuai prosedur mampu meminimalkan potensi gangguan, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Kami meyakini bahwa keandalan sistem kelistrikan selalu berawal dari keselamatan para pekerjanya. Karena itu, budaya K3 akan terus kami perkuat sebagai bagian dari transformasi PLN menuju perusahaan kelas dunia yang mengedepankan keselamatan, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Diksi.
Penghargaan Zero Accident Semester I Tahun 2026 menjadi motivasi bagi PLN UID S2JB untuk terus mempertahankan budaya keselamatan kerja yang unggul sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.(H Rizal).

=========================================












