MEDIABBC.co.id – Jakarta – Spanduk bernada keras yang menuntut penangkapan dan pengadilan terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terpampang di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.Kamis, (02-10-2025).

Tuntutan tersebut datang dari aksi unjuk rasa yang digelar ratusan massa bersama sejumlah tokoh nasional, mendesak KPK segera memproses hukum Jokowi atas tuduhan berbagai kasus tindak pidana korupsi selama 10 tahun pemerintahannya.

Ratusan Polisi Siaga Amankan Demo
Pantauan di lokasi, aparat kepolisian sudah bersiaga penuh di sekitar area Gedung Merah Putih KPK untuk mengamankan rencana demonstrasi yang diperkirakan akan diikuti sekitar 500 orang dari berbagai kalangan.
Sekitar pukul 12.00 WIB, massa mulai berdatangan dan memasang sejumlah spanduk di sekitar KPK, termasuk di Jalur Penyeberangan Orang (JPO) dan di atas mobil komando. Spanduk-spanduk tersebut membawa pesan tegas, di antaranya:
“Tangkap dan Adili Jokowi. Biang dari Semua Korupsi.”
“Tangkap dan Adili Jokowi. Makzulkan Gibran,” yang dipasang di JPO atas nama Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Dihadiri Tokoh Purnawirawan dan Eks Menteri
Unjuk rasa ini semakin menyorot perhatian karena dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk purnawirawan TNI dan mantan pejabat negara.

Beberapa tokoh yang terlihat hadir di antaranya:
Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi (Mantan Wakil Panglima TNI dan Menteri Agama)
Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto (Mantan Kepala Staf Angkatan Laut)
Said Didu (Mantan Sekretaris Kementerian BUMN)
Roy Suryo (Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga)
Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte
Marwan Batubara (Direktur Indonesian Resources Studies/IRESS)
Kolonel (Purn) Sugeng Waras
Beathor Suryadi (Politisi senior PDIP)
Desakan Tegas Fachrul Razi ke KPK
Dalam orasinya, Fachrul Razi menyampaikan kekagumannya terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi.
“Oleh karena itu kita semua punya tekad yang sama, mendukung Bapak Prabowo untuk membangun pemerintahan yang bersih itu, guna Indonesia dapat bangkit kembali setelah betul-betul dihancurkan selama era Bapak Jokowi,” ujar Fachrul Razi.
Ia kemudian secara tegas mendesak KPK untuk segera bertindak. “Kita sama-sana meminta supaya diambil langkah-langkah menangkap dan mengadili Bapak Jokowi. Bukti-bukti sudah ada ratusan, tinggal bagaimana mengemasnya saja. Kalau KPK nggak berani saya heran juga,” pungkasnya.
(Jack-red)













