Cederai Sportivitas! Skandal Porprov Sumsel XV: Atlet ”Impor” Muba Dari Kediri Jatim Terbongkar, KONI Palembang Desak Pembatalan Medali!

MEDIABBC.co.id – Palembang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang melayangkan protes keras terkait temuan dugaan praktik “impor atlet” dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XV Tahun 2025 di Musi Banyuasin (Muba).

Kasus mencuat setelah diketahui atlet lempar cakram yang mewakili kontingen Muba, Maulana Dimas Satria, ternyata teridentifikasi berasal dari Kediri, Jawa Timur, dan diduga tidak memenuhi syarat sebagai atlet binaan daerah. Praktik ini dinilai mencederai semangat sportivitas dan kejujuran Porprov.

“Ini mencederai semangat sportivitas Porprov secara fundamental. Jika benar atlet luar daerah bisa dengan mudah tampil dan meraih medali, maka di mana letak pembinaan atlet lokal yang selama ini berlatih keras?” tegas Ketua KONI Palembang, Anton Nurdin, Selasa (21/10/2025).

Anton Nurdin mendesak KONI Sumatera Selatan (Sumsel) dan panitia pelaksana Porprov XV Muba 2025 untuk mengambil sikap tegas. Pihaknya menuntut agar seluruh medali yang diraih oleh Maulana Dimas Satria segera dibatalkan jika terbukti bukan merupakan atlet binaan daerah yang sah.

“Ini bukan sekadar soal medali, tapi soal moral dan kejujuran olahraga. Jangan korbankan marwah olahraga Sumsel hanya demi gengsi tuan rumah,” lanjutnya.

Menurut Anton, praktik “impor atlet” tanpa melalui proses pembinaan yang sah merupakan tamparan keras bagi dunia olahraga daerah. Hal ini dinilai secara langsung menghambat kemajuan atlet lokal yang sudah bertahun-tahun berjuang.

“Kalau begini caranya, kapan majunya olahraga Sumsel? Atlet kabupaten/kota yang sudah bertahun-tahun berlatih jadi dirugikan. Kasus ini harus jadi pelajaran penting untuk semua pihak dan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada pihak  dapat di konfirmasikan terkait Atlet muba infor ini.

(Jack-red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *