=========================================

Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung, Upaya Lindungi Kelompok Rentan dari Eksploitasi Seksual

MEDIABBC.co.id  – BEKASI – Di tengah kerasnya kehidupan jalanan, secercah harapan hadir bagi Ujang bin Amin dan Putri Dwi Astuti. Pasangan pemulung binaan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan itu resmi menjalani akad nikah siri di Kampung Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi, Minggu (31/5/2026).

Pernikahan tersebut difasilitasi oleh Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap kelompok rentan yang hidup di jalanan.

Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, Eddie Karsito, mengatakan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya perempuan yang hidup di jalanan, sangat rentan menjadi korban kekerasan, pelecehan seksual, hingga eksploitasi.

“Punya pasangan hidup yang sah secara agama setidaknya dapat memberikan rasa aman dan perlindungan dari berbagai potensi ancaman yang mereka hadapi sehari-hari,” ujar Eddie usai mendampingi prosesi akad nikah.

Menurutnya, kehidupan jalanan sering kali menghadirkan risiko besar bagi kaum perempuan. Tidak sedikit yang menjadi korban kekerasan maupun tekanan sosial akibat kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Meski pernikahan yang dilaksanakan masih berstatus nikah siri, Eddie menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari mudarat yang lebih besar. Keterbatasan administrasi kependudukan dan kondisi ekonomi menjadi kendala utama bagi sebagian besar pemulung untuk menikah secara resmi.

“Ke depan kami akan membantu proses isbat nikah agar pernikahan mereka mendapatkan pengakuan hukum negara dan memperoleh buku nikah resmi,” katanya.

Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan saat ini membina ratusan warga miskin kota yang tersebar di wilayah Bekasi, Depok, Bogor, dan Jakarta Timur. Selain membantu persoalan pernikahan, yayasan juga aktif mengurus dokumen kependudukan, akta kelahiran, hingga akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pemulung dan kelompok marginal lainnya.

Bagi Ujang dan Putri, akad nikah sederhana itu menjadi awal baru untuk membangun keluarga dan meraih kehidupan yang lebih baik di tengah keterbatasan yang mereka hadapi.

Jurnalis : Kelana003

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *