MEDIABBC.co.id – PALEMBANG — Dunia pendidikan Sumatera Selatan kembali berbangga. Titin Agustina, M.Pd., Gr., seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Golongan IX yang mengabdi di SDN 116 Palembang, tengah bersiap menghadapi momen bersejarah dalam karier akademisnya. Ia masuk dalam nominasi pendidik dengan kurikulum dan bahan ajar terbaik di Oxford University, Inggris. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 5 Januari 2027 mendatang.
Lahir sebagai anak sulung dari lima bersaudari dari pasangan Arotha (Alm.) dan Kasiani Sidin, S.Pd., Gr., Titin tumbuh dalam keluarga dengan dedikasi tinggi pada pendidikan. Adik-adiknya turut menorehkan prestasi gemilang: dua di antaranya mengabdi sebagai Polisi Wanita (Polwan), sementara satu adiknya, Ayu Astuti, S.Pd., M.Pd., yang merupakan mantan pramugari Wings Air, sukses menyelesaikan studi Magister Pendidikan Dasar bersamaan dengan Titin di Universitas PGRI Yogyakarta dan sama-sama meraih predikat cumlaude.
Rekam Jejak Akademik dan Organisasi yang Cemerlang
Perjalanan Titin di dunia pendidikan diwarnai dengan komitmen belajar yang luar biasa. Setelah merampungkan studi S-1 Pendidikan di Universitas Terbuka pada 2020, ia meraih Sertifikasi Pendidik (Gr.) di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada 2022.
Tak berhenti di situ, Titin melanjutkan studi S-2 Pendidikan Dasar di Universitas PGRI Yogyakarta. Ia berhasil menuntaskan magisternya dalam waktu singkat, yakni 1 tahun 2 bulan, dan dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik pada 2025.
Di luar ruang kelas, Titin juga aktif dalam organisasi profesi dan kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai Anggota PGRI PLS-CC Sumatera Selatan serta menjabat sebagai Koordinator Antar Lembaga untuk Apresiasi AP3KI Indonesia Wilayah Sumatera Selatan.
Dipercaya di Kancah Internasional
Selain dedikasinya di dalam negeri, kapasitas kepemimpinan Titin juga diakui dunia internasional. Sejak 2018 hingga masa purnabaktinya nanti, ia dipercaya oleh negara Pakistan untuk mengemban amanah sebagai National Program Officer (NPO) Attache di Kedutaan Besar Pakistan. Jabatan strategis ini membuktikan kemampuan komunikasi lintas budaya dan manajemen global yang dimilikinya.
Menjelang pengumuman di Oxford University pada Januari mendatang, Titin memohon doa restu dan dukungan moral dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumatera Selatan.
“Ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang membuktikan bahwa guru sekolah dasar dari daerah pun mampu bersaing dan berkontribusi di level dunia. Mohon doa restunya agar kurikulum dan bahan ajar yang saya susun dapat membawa hasil terbaik untuk nama baik Indonesia,” ujar Titin penuh optimisme di Palembang, Senin (2/11/2026).
Keberhasilan Titin melangkah ke panggung global diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi para pendidik di Indonesia untuk terus berinovasi, menembus batas, dan membawa kualitas pendidikan nasional ke kancah internasional.
(Redaksi- Rd)

=========================================
========================================












