MEDIABBC.Co.id, PALEMBANG — Menghadapi era transformasi digital dan ketatnya persaingan dunia kerja, penguasaan teori akademik semata tidak lagi cukup. Memahami tantangan tersebut, Difindo Technology Academy berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tridinanti menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Digital Marketing serta Public Speaking pada 24–25 Oktober 2026 di Palembang.
Langkah strategis ini dirancang untuk membekali para peserta dengan hard skill dan soft skill krusial yang paling dicari oleh industri saat ini.
Pemasaran digital dan kemampuan berkomunikasi efektif kini telah menjadi fondasi utama dalam dunia usaha. Pelatihan Digital Marketing berfokus pada strategi penetrasi pasar digital, analisis tren, hingga optimalisasi media untuk memasarkan produk, jasa, maupun ide secara efektif.
Sementara itu, sesi Public Speaking dirancang secara interaktif guna melatih rasa percaya diri, ketepatan penyampaian gagasan, serta seni berkomunikasi profesional di hadapan publik.
Direktur Difindo Technology Academy, Ardiansyah, S.Kom., MM., CPS., CELM., menegaskan pentingnya adaptabilitas sumber daya manusia (SDM) di tengah disrupsi teknologi. Menurutnya, sinergi antara akademisi dan praktisi adalah kunci menciptakan SDM yang langsung siap pakai di industri.
“Di era digital saat ini, IPK atau kemampuan akademik saja tidak cukup. SDM harus memiliki keterampilan praktis, luwes memanfaatkan teknologi, dan piawai berkomunikasi. Digital marketing adalah senjata untuk memasarkan ide dan produk, sementara public speaking adalah kunci membangun kepercayaan,” tegas Ardiansyah.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pelatihan untuk memangkas jarak (gap) antara dunia akademik dan kebutuhan industri.
Tidak hanya berfokus pada pemberian sertifikat, program dua hari ini menekankan pada implementasi praktis. Peserta didorong untuk langsung menerapkan kompetensi yang diperoleh—baik untuk perintisan bisnis mandiri, pengembangan karier profesional, maupun peningkatan kapasitas akademik.
“Kami berharap pelatihan ini memberikan dampak langsung (tangible impact), bukan sekadar formalitas. Difindo Technology Academy akan terus konsisten menggandeng kampus dan mitra strategis demi mencetak SDM Indonesia yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkas Ardiansyah.
Melalui program-program sertifikasi berbasis industri seperti ini, keterlibatan aktif sektor pendidikan dan penyedia pelatihan diharapkan mampu mengakselerasi kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menyongsong ekosistem ekonomi digital yang kian dinamis.(H Rizal).

=========================================
========================================












