========================================= ========================================

Polsek Lalan Perketat Pengamanan Perairan dan Pelabuhan, Sasar Mitigasi Narkoba hingga Barang Ilegal

MEDIABBC.Co.id, MUBA — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lalan terus memperkuat langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Terbaru, Kapolsek Lalan IPDA Mustafa Fajri, S.H., bersama Danpos Pol Sungai Kubu Aiptu Lindung Pandiangan dan Asisten Kepala Badan Hukum PT Masan, Adlis Manto, melaksanakan peninjauan langsung di area pelabuhan sandar perusahaan yang terletak di Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu (31/10/2026).

Patroli gabungan dan dialogis ini difokuskan untuk mengecek secara langsung sektor keamanan, aktivitas bongkar muat, serta penggunaan pelabuhan. Dalam kesempatan tersebut, aparat kepolisian turut memberikan imbauan kepada pihak pengelola dan buruh agar senantiasa waspada terhadap kapal jukung yang sandar maupun melintas di perairan setempat.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas pengamanan biasa, melainkan bagian dari strategi deteksi dini dan mitigasi guna mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika serta masuknya berbagai barang ilegal ke perkampungan warga di wilayah Kecamatan Lalan.

Kapolsek Lalan, IPDA Mustafa Fajri, S.H., menegaskan bahwa wilayah perairan dan kawasan pelabuhan merupakan titik strategis yang memerlukan pengawasan ekstra. Peningkatan patroli dan sinergi dengan pihak swasta mutlak dilakukan demi melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional maupun lokal.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba maupun penyelundupan barang-barang ilegal yang masuk melalui jalur perairan dan pelabuhan di Kecamatan Lalan. Pelabuhan dan jalur sungai adalah ‘urat nadi’ mobilitas warga, sehingga pengawasannya harus ketat,” ujar IPDA Mustafa Fajri saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2026).

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan ini tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum, pihak korporasi, dan elemen masyarakat.

“Melalui langkah mitigasi dan deteksi dini ini, kami mengajak seluruh pihak—termasuk perusahaan perkebunan dan masyarakat sekitar—untuk aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan pada kapal jukung atau perahu yang sandar. Keamanan yang kondusif akan berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan kehidupan sosial masyarakat Lalan secara keseluruhan,” pungkasnya.

Kehadiran manajemen PT Masan melalui Asisten Kepala Badan Hukum, Adlis Manto, dalam peninjauan tersebut disambut baik oleh pihak kepolisian. Langkah kolaboratif antara sektor industri perkebunan kelapa sawit dan aparat penegak hukum ini dinilai efektif dalam menciptakan stabilitas keamanan di kawasan ring 1 perusahaan maupun desa-desa sekitarnya.

Dengan semakin ditingkatkannya pengawasan di pelabuhan-pelabuhan tikus dan jalur perairan Lalan, diharapkan potensi kriminalitas lintas perairan dapat ditekan secara maksimal, sehingga tercipta rasa aman yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kabupaten Musi Banyuasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *