MEDIABBC.co.id, PALEMBANG – Ratusan massa yang tergabung dalam **Forum Masyarakat Sumatera Selatan (FMSS)** menggelar aksi damai di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan pada Selasa (23/6). Sambil membentangkan spanduk apresiasi, massa menuntut jaminan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak pengawasan ketat agar anggaran program tersebut bersih dari praktik korupsi.
Koordinator Lapangan Forum Masyarakat Sumsel, (FMS),Arifin Kalender menyatakan bahwa program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, perluasan cakupan program ini menjadi bukti nyata kepedulian negara terhadap kualitas sumber daya manusia.
> *”Program MBG ini adalah langkah kreatif yang sangat berdampak untuk rakyat Indonesia. Saat ini, program MBG tidak hanya menyasar anak-anak sekolah saja, tetapi sudah masuk ke kampung-kampung, menjangkau ibu-ibu hamil, hingga anak-anak balita. Ke depan, kami berharap program ini bisa menyentuh para lansia. Oleh karena itu, kami sebagai perwakilan masyarakat Sumatera Selatan sangat mendukung penuh dan meminta pemerintah untuk tetap meneruskan program MBG ini,” ujar Arifin Kalender saat memberikan keterangan di tengah massa aksi.
Aspirasi dan Surat Pernyataan Sikap tertulis dari massa aksi diterima langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Abdullah Taufik, SE. Menanggapi tuntutan warga, ia menegaskan bahwa legislatif di tingkat daerah memberikan dukungan penuh karena program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional.
“Kami menilai program MBG ini memang harus tetap kita dukung penuh. Terutama kami dari daerah melihat komitmen Presiden Prabowo ini sudah sangat sesuai dengan program Astacita beliau. Dari delapan Astacita, salah satu prioritas utamanya adalah pemberlakuan MBG demi mencerdaskan dan menyehatkan rakyat Indonesia. Selain mendukung keberlanjutan program, kami juga sepakat untuk menindak tegas pelaku korupsi anggaran pangan ini, yang mana langkah penegakan hukum tersebut sebenarnya sudah mulai berjalan oleh pemerintah,” ungkap Abdullah Taufik, SE.
Terkait langkah selanjutnya, Abdullah Taufik menyatakan komitmennya untuk segera meneruskan berkas tuntutan dari Forum Masyarakat Sumsel ke tingkat pusat di DPR RI. Ia juga menambahkan bahwa munculnya perbedaan pandangan di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam alam demokrasi.
“Kami melihat di seluruh Indonesia banyak sekali gerakan yang mendukung MBG. Namun di sisi lain, kemarin kami juga menerima aspirasi dari adik-adik mahasiswa Cipayung yang menyampaikan catatan kritis atau menentang program ini. Sebagai wakil rakyat, kami harus menerima semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat secara terbuka. Ada yang pro dan ada yang kontra, itu wajar. Dokumen dari Forum Masyarakat Sumsel ini kami terima dengan baik dan siap kami sampaikan ke DPR RI,” tambahnya.
Secara formal, Surat Pernyataan Sikap yang diserahkan Forum Masyarakat Sumatera Selatan memuat 3 Tuntutan Utama :
1. Mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)** agar berjalan secara berkesinambungan demi menjamin pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan masyarakat luas penerima manfaat.
2. Menolak segala upaya yang melemahkan Program MBG** serta mendesak DPR RI mengawal kebijakan anggaran agar tetap menjadi prioritas nasional demi mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
3. Mengusut tuntas dan mengadili pelaku korupsi dalam Program MBG** tanpa pandang bulu, termasuk segala tindakan mark-up, suap, pungutan liar, maupun penyelewengan anggaran yang merugikan uang rakyat.
Aksi penyampaian pendapat ini berlangsung tertib, aman, dan kondusif dengan pengawalan dari aparat keamanan. Acara ditutup dengan penyerahan berkas secara simbolis dari perwakilan masyarakat kepada pimpinan DPRD Sumsel.(Rizal).

=========================================












