Jakarta — Budi Arie Setiadi memberikan klarifikasi terkait beredarnya rekaman pernyataannya yang viral di masyarakat. Ia menegaskan tidak pernah mendesain, memerintahkan, maupun memiliki niat untuk membuat rekaman tersebut menjadi viral.
Klarifikasi itu disampaikan dalam jumpa pers di Langit Seduh Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).
Budi Arie mengatakan pernyataan dalam rekaman tersebut merupakan analisis yang disampaikan berdasarkan sudut pandang akademis serta upaya membaca kemungkinan dinamika sosial dan politik yang berkembang.
“Saya tidak pernah memerintahkan untuk merekam. Saya cuma menyampaikan kemungkinan—jika, manakala. Pijakan kita cuma dua: demokrasi dan konstitusi,” kata Budi Arie.
Ia menegaskan kebebasan berpendapat merupakan bagian yang dilindungi undang-undang. Karena itu, ia berharap ruang demokrasi tetap terjaga dengan seluruh pihak menaati aturan yang berlaku.
Sebagai figur yang berada di lingkungan kampus, Budi Arie menyebut pandangan yang disampaikannya tidak terlepas dari tradisi berpikir kritis, diskusi, dan pengamatan terhadap dinamika masyarakat.
Menurutnya, pemerintah juga perlu merespons tingginya harapan publik secara tepat agar tidak melahirkan persoalan baru dalam pelaksanaan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Arie menyoroti sejumlah hal terkait tata kelola pemerintahan ke depan, salah satunya pemberantasan korupsi.
Ia mengingatkan agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang lahir dengan ekspektasi tinggi dikelola melalui pelaksanaan program yang bersih. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan arah perjuangan Presiden dalam pemberantasan korupsi untuk kepentingan tertentu.
Selain itu, Budi Arie menilai program-program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), perlu terus dievaluasi dan diperbaiki tata kelolanya di lapangan agar tujuan program dapat tercapai secara tepat sasaran.
Budi Arie juga menegaskan pandangan kritis yang disampaikannya bukan merupakan langkah politik oposisi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Tidak ada agenda lain selain bagaimana kita menjadikan pemerintahan Pak Prabowo-Gibran ini berhasil demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa,” ujarn
Jurnalis : Kelana003

=========================================












