MEDIABBC.co.id,. PALEMBANG, BNNP SUMSEL — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika senilai puluhan miliar rupiah hasil pengungkapan jaringan peredaran gelap internasional Malaysia – Palembang – PALI (Penukal Abab Lematang Ilir).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan mencakup 45,5 kilogram sabu-sabu, 9.439 butir pil ekstasi, serta 140 buah cartridge berisi Etomidate. Pemusnahan ini digelar di halaman Kantor BNNP Sumsel, Jalan Pangeran Sido Ing Laut, Palembang.
Gunakan Blender Industri dan Pembersih Lantai
Proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dengan disaksikan langsung oleh pejabat Forkopimda Sumsel, perwakilan Kejaksaan Tinggi, pihak Kepolisian, hingga Dinas Kesehatan.

Puluhan kilogram sabu dan ribuan butir ekstasi dihancurkan menggunakan mesin blender industri yang dicampur dengan cairan deterjen serta pembersih lantai. Langkah ini dilakukan agar kandungan zat aktif methamphetamine dan MDMA dalam narkotika tersebut terurai secara kimiawi dan tidak dapat dipergunakan kembali.
Sementara itu, untuk barang bukti jenis Etomidate—yang kerap disalahgunakan sebagai bahan liquid rokok elektronik (vape) untuk memberikan efek pembius/sedatif ilegal—juga turut dirusak dan dibuang ke tempat pengolahan khusus yang aman bagi lingkungan.
Sasar Jalur Lintas Negara hingga Kabupaten PALI
Pengungkapan jaringan ini bermula dari hasil penyelidikan mendalam intelijen BNNP Sumsel terhadap alur pengiriman narkotika asal Malaysia yang masuk melalui pelabuhan tidak resmi di wilayah Sumatera.
Narkotika tersebut rencananya akan didistribusikan ke pusat kota Palembang hingga merambah ke wilayah penyangga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan pemenuhan kewajiban hukum sekaligus wujud transparansi penanganan kasus pidana narkotika,” ujar perwakilan BNNP Sumsel di lokasi kegiatan.
Melalui penindakan dan pemusnahan barang bukti ini, BNNP Sumatera Selatan berhasil menyelamatkan ratusan ribu jiwa anak bangsa dari potensi ancaman penyalahgunaan narkotika.
Masyarakat Diimbau Aktif Melapor
BNNP Sumsel menegaskan akan terus mengejar jaringan penyalur maupun tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan para pelaku. Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
(Mukhlis)

=========================================












